Digunakan setiap hari dalam industri kimia, industri pencucian, tekstil, ladang minyak, dan industri lainnya.
1. DMA12/14 adalah bahan baku utama untuk memproduksi garam kuaterner kationik, yang dapat diklorinasi untuk menghasilkan garam kuaterner berbasis Qian 1227. Senyawa ini banyak digunakan dalam industri seperti fungisida, tekstil, dan aditif kertas;
2. DMA12/14 dapat bereaksi dengan bahan baku terkuaternasi seperti klorometana, dimetil sulfat, dan dietil sulfat untuk menghasilkan garam kationik terkuaternasi, yang banyak digunakan dalam industri seperti tekstil, bahan kimia sehari-hari, dan ladang minyak;
3. DMA12/14 juga dapat bereaksi dengan natrium kloroasetat untuk menghasilkan surfaktan amfoterik betaine BS-1214;
4. DMA12/14 dapat bereaksi dengan hidrogen peroksida untuk menghasilkan amina oksida sebagai zat pembusa, yang dapat digunakan sebagai zat pembusa.
Warna Pt-Co, suhu ruangan Maks50.
Amina lemak, distribusi rantai karbon, C10 dan Max2.0 rendah.
Amina lemak, distribusi rantai karbon, C12, area% 65,0-75,0.
Amina lemak, distribusi rantai karbon, C14, area% 21,0-30,0.
Amina lemak, distribusi rantai karbon, C16 dan Max8.0 tinggi.
Penampilan, cairan jernih pada suhu 25°C.
Amina primer dan sekunder, % Maks. 0,5.
Amina tersier, wt% Min98,0.
Total amina, indeks, mgKOH/g 242,0-255,0.
Kandungan air, % berat Maksimal 0,5.
Berat bersih 160 kg dalam drum besi.
Simpan sesuai dengan peraturan setempat. Simpan di area terpisah dan disetujui. Simpan dalam wadah asli, terlindung dari sinar matahari langsung di tempat yang kering, sejuk, dan berventilasi baik, jauh dari bahan yang tidak kompatibel serta makanan dan minuman. Hilangkan semua sumber api. Pisahkan dari bahan pengoksidasi. Jaga agar wadah tertutup rapat dan tersegel hingga siap digunakan. Wadah yang telah dibuka harus ditutup kembali dengan hati-hati dan disimpan dalam posisi tegak untuk mencegah kebocoran. Jangan simpan dalam wadah tanpa label. Gunakan wadah yang sesuai untuk menghindari kontaminasi lingkungan.
Perlindungan keselamatan:
DMA12/14 adalah bahan baku untuk zat perantara sintesis kimia. Harap hindari kontak dengan mata dan kulit selama penggunaan. Jika terjadi kontak, segera bilas dengan banyak air dan cari pertolongan medis.