Digunakan sebagai zat antistatik, pengemulsi, dan zat perantara untuk aplikasi kosmetik.
1. DMA14 adalah bahan baku utama untuk memproduksi garam amonium kuaterner kationik, yang dapat bereaksi dengan benzil klorida untuk menghasilkan garam amonium kuaterner benzil 1427. Senyawa ini banyak digunakan dalam industri fungisida dan zat perata tekstil;
2.DMA14 dapat bereaksi dengan bahan baku amonium kuaterner seperti klorometana, dimetil sulfat, dan dietil sulfat untuk membentuk garam amonium kuaterner kationik;
3.DMA14 juga dapat bereaksi dengan natrium kloroasetat untuk menghasilkan surfaktan amfoterik betaine BS-14;
4.DMA14 dapat bereaksi dengan hidrogen peroksida untuk menghasilkan amina oksida sebagai zat pembusa, yang digunakan sebagai zat pembusa.
Titik nyala: 121±2 ºC pada 101,3 kPa (wadah tertutup).
pH: 10,5 pada 20 °C.
Titik leleh/rentang (°C):-21±3ºC pada 1013 hPa.
Titik didih/rentang (°C): 276±7ºC pada 1001 hPa.
Total amina tersier (wt.%) ≥97,0.
Alkohol bebas (wt. %) ≤1,0.
Nilai amina (mgKOH/g) 220-233.
Amina primer dan sekunder (wt.%) ≤1,0.
Penampilan: Cairan transparan tidak berwarna hingga kekuningan.
Warna (Hazen) ≤30.
Kadar air (wt. %) ≤0,30.
Kemurnian (wt. %) ≥98,0.
1. Reaktivitas: Zat ini stabil dalam kondisi penyimpanan dan penanganan normal.
2. Stabilitas kimia: Zat ini stabil dalam kondisi penyimpanan dan penanganan normal, tidak sensitif terhadap cahaya.
3. Kemungkinan reaksi berbahaya: Dalam kondisi normal, tidak akan terjadi reaksi berbahaya.
4. Kondisi yang harus dihindari: Hindari kontak dengan panas, percikan api, nyala api terbuka, dan pelepasan muatan statis. Hindari sumber penyulutan apa pun. 10.5 Bahan yang tidak kompatibel: Asam. 10.6 Produk dekomposisi berbahaya: Karbon monoksida (CO), Karbon dioksida (CO2), nitrogen oksida (NOx).
Berat bersih 160 kg dalam drum besi.
Perlindungan keselamatan
Untuk personel non-darurat:
Jauhkan dari panas, percikan api, dan nyala api. Jaga ventilasi yang baik, gunakan alat pelindung pernapasan yang sesuai. Hindari kontak dengan kulit dan mata. Gunakan alat pelindung diri yang tepat seperti yang tertera di Bagian 8. Jauhkan orang dari dan di arah angin dari tumpahan/kebocoran.
Untuk petugas tanggap darurat:
Gunakan respirator yang sesuai dan telah disetujui NIOSH/MSHA jika uap dihasilkan.